Agriculture Farming Service

Agriculture Farming Service – Layanan pertanian modern yang membantu petani meningkatkan hasil panen melalui teknologi, manajemen lahan, dan solusi berkelanjutan

Breaking News

Breaking News! Simak kabar terbaru dan paling update hanya di sini. Kami hadir menyajikan informasi tercepat, akurat, dan terpercaya langsung dari lapangan. Jangan lewatkan momen penting yang sedang terjadi sekarang juga!

Seputar Olah Raga

Breaking News Olahraga! ⚽🏀🏸

Update tercepat tentang kabar olahraga terkini dari dalam dan luar negeri. Mulai dari sepak bola, bulu tangkis, basket, hingga olahraga trending lainnya. Simak informasi paling fresh dan jangan lewatkan momen bersejarah di dunia olahraga!

📌 Subscribe dan aktifkan notifikasi 🔔 biar nggak ketinggalan kabar terbaru.

Channel Katebat

KATEBAD ala kocak! 🤣🎥

Film pendek parodi yang menggabungkan berita terkini dengan sentuhan humor segar. Dijamin bikin ngakak tapi tetap ada pesan yang bisa dipetik. Tonton sampai habis, karena ending-nya bikin kaget!

📌 Jangan lupa Subscribe, kasih like 👍, dan share ke teman biar ikut ketawa bareng.

Info Seputar Megawati

Arabica Coffee House Kadınlar 1. Ligi, adalah nama resmi dari kompetisi Voleybol Kadınlar 1. Ligi di bawah naungan Türkiye Voleybol Federasyonu (TVF), yang kini menjadi penyelenggara utama dengan status nama sponsor

Tampilkan postingan dengan label Kandang Broiler. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kandang Broiler. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 April 2026

Cara Membuat Kandang Ayam Kampung

Cara Membuat Kandang Ayam Kampung System Umbaran yang Nyaman dan Produktif

Cara Membuat Kandang Ayam Kampung

Saya masih ingat pertama kali mencoba beternak ayam kampung dengan sistem umbaran. Awalnya terlihat sederhana—cukup lepaskan ayam di halaman. Tapi realitanya, tanpa kandang yang tepat, ayam mudah stres, produksi menurun, dan risiko penyakit meningkat. Dari situ saya belajar bahwa kunci keberhasilan bukan sekadar “umbar”, tapi bagaimana membangun kandang yang mendukung kebiasaan alami ayam sekaligus tetap terkontrol.

Dalam artikel ini, saya akan berbagi pengalaman pribadi tentang cara membuat kandang ayam kampung bentuk umbaran yang benar, nyaman, dan terbukti meningkatkan produktivitas. Kita akan bahas dari nol—mulai dari konsep, bahan, ukuran, hingga tips praktis yang sering dilewatkan pemula.


Pentingnya Kandang Ayam Kampung Bentuk Umbaran

Sebelum masuk ke teknis, penting untuk memahami kenapa sistem ini banyak dipilih peternak tradisional maupun modern. Sistem umbaran memberikan kebebasan ayam bergerak, mencari pakan tambahan alami, dan mengurangi stres yang sering terjadi di kandang tertutup.

Dari pengalaman saya, ayam yang dipelihara dengan sistem umbaran cenderung lebih sehat, dagingnya lebih padat, dan tingkat kematian lebih rendah. Namun, tanpa kandang yang dirancang dengan baik, justru bisa jadi bumerang. Itulah kenapa desain kandang tetap jadi fondasi utama, meskipun ayam “diumbar”.


Poin Penting Sebelum Membuat Kandang Umbaran

Sebelum mulai membangun, ada beberapa hal penting yang saya pelajari dari trial-error di lapangan. Ini sering dianggap sepele, tapi justru menentukan keberhasilan jangka panjang dalam beternak ayam kampung.

Berikut poin-poin penting yang perlu diperhatikan :

  • Lokasi harus kering dan tidak tergenang air
  • Sirkulasi udara harus lancar
  • Area umbaran cukup luas untuk gerak ayam
  • Keamanan dari predator wajib diperhatikan
  • Ketersediaan air dan pakan tetap terkontrol
  • Kandang utama tetap dibutuhkan untuk malam hari
  • Gunakan bahan yang tahan lama dan mudah dibersihkan

Konsep Dasar Kandang Ayam Kampung Umbaran

Konsep kandang umbaran sebenarnya sederhana: ada kandang inti dan area umbaran terbuka. Kandang inti digunakan untuk tempat berteduh, bertelur, dan tidur di malam hari, sedangkan area umbaran adalah tempat ayam bebas bergerak di siang hari.

Dulu saya sempat salah kaprah—mengira ayam cukup dilepas saja tanpa kandang inti. Hasilnya? Banyak telur hilang, ayam stres saat hujan, dan predator mudah masuk. Setelah memperbaiki konsep, hasilnya jauh lebih stabil dan menguntungkan.


Menentukan Lokasi Kandang yang Tepat

Pemilihan lokasi adalah langkah pertama yang tidak boleh asal. Dari pengalaman saya, lokasi yang salah bisa menyebabkan banyak masalah seperti penyakit dan pertumbuhan lambat.

Pilih lokasi yang :

  • Tidak lembap dan mudah kering setelah hujan
  • Mendapat sinar matahari pagi
  • Jauh dari kebisingan berlebihan
  • Tidak terlalu dekat dengan pemukiman padat
  • Memiliki akses air yang mudah

Lokasi yang ideal akan membantu ayam tumbuh lebih sehat tanpa perlu biaya tambahan untuk perawatan.


Ukuran Ideal Kandang Ayam Kampung Umbaran

Ukuran kandang sangat mempengaruhi kenyamanan ayam. Dulu saya pernah membuat kandang terlalu sempit karena ingin hemat tempat. Hasilnya, ayam jadi sering berkelahi dan pertumbuhan tidak merata.

Sebagai patokan :

Ukuran Kandang Inti

  • 1 meter persegi untuk 4–5 ekor ayam

Area Umbaran

  • Minimal 2–3 meter persegi per ekor ayam

Semakin luas area umbaran, semakin baik kualitas hidup ayam. Tapi tetap sesuaikan dengan lahan yang tersedia.


Bahan yang Digunakan untuk Kandang

Dalam membuat kandang ayam kampung bentuk umbaran, saya selalu memilih bahan yang kuat tapi tetap ekonomis. Tidak perlu mahal, yang penting fungsional dan tahan lama.

Beberapa bahan yang bisa digunakan :

  • Kayu atau bambu untuk rangka
  • Kawat ram untuk pagar umbaran
  • Seng atau asbes untuk atap
  • Tanah atau pasir sebagai alas
  • Paku dan kawat pengikat

Saya pribadi lebih suka kombinasi bambu dan kawat karena murah, mudah didapat, dan cukup kuat jika dirawat dengan baik.


Langkah-Langkah Cara Membuat Kandang Ayam Kampung Bentuk Umbaran

Bagian ini adalah inti dari pengalaman saya membangun kandang dari nol hingga siap digunakan. Prosesnya tidak rumit, tapi harus teliti agar hasilnya maksimal.

Membuat Rangka Kandang Inti

Langkah pertama adalah membuat rangka kandang utama. Saya biasanya menggunakan kayu atau bambu dengan ukuran sesuai jumlah ayam.

Pastikan rangka kokoh karena ini akan menjadi tempat ayam berlindung dari hujan dan panas.


Membuat Lantai Kandang

Untuk lantai, saya lebih sering menggunakan tanah yang ditaburi pasir atau sekam. Ini membantu menjaga kebersihan dan menyerap kotoran ayam.

Hindari lantai yang becek karena bisa menyebabkan penyakit pada kaki ayam.


Memasang Dinding dan Atap

Dinding bisa dibuat dari bambu atau kawat, tergantung kebutuhan. Yang penting, tetap ada ventilasi agar udara bisa mengalir dengan baik.

Atap sebaiknya menggunakan seng atau bahan lain yang tahan panas dan hujan.


Membuat Area Umbaran

Area ini adalah bagian favorit ayam. Buat pagar menggunakan kawat ram dengan tinggi minimal 1,5 meter agar ayam tidak kabur.

Jika memungkinkan, tanam rumput atau tanaman kecil agar ayam bisa mencari pakan alami.


Menambahkan Tempat Pakan dan Minum

Walaupun ayam diumbar, pakan tetap harus tersedia. Saya biasanya menaruh tempat pakan di dalam kandang inti agar lebih mudah dikontrol.

Air minum harus selalu tersedia dan bersih untuk menjaga kesehatan ayam.


Sistem Keamanan dari Predator

Ini bagian yang sering diremehkan, padahal sangat penting. Saya pernah kehilangan beberapa ayam karena serangan musang.

Solusinya:

  • Gunakan kawat yang rapat
  • Pastikan tidak ada celah di bawah pagar
  • Tutup kandang inti saat malam

Tips Agar Kandang Umbaran Lebih Produktif

Setelah beberapa tahun mencoba berbagai metode, saya menemukan beberapa trik sederhana yang bisa meningkatkan hasil ternak secara signifikan.

Berikut tips yang bisa langsung diterapkan:

  • Rutin membersihkan kandang minimal seminggu sekali
  • Berikan pakan tambahan seperti dedak dan jagung
  • Sediakan tempat bertelur yang nyaman
  • Pisahkan ayam sakit agar tidak menular
  • Tambahkan vitamin alami dari daun-daunan

Dengan perawatan yang konsisten, kandang sederhana pun bisa menghasilkan keuntungan yang maksimal.


Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula

Saya juga pernah berada di posisi pemula, dan jujur saja banyak kesalahan yang akhirnya jadi pelajaran berharga.

Beberapa kesalahan umum:

  • Kandang terlalu sempit
  • Tidak ada kandang inti
  • Kurang memperhatikan kebersihan
  • Tidak aman dari predator
  • Pakan tidak terkontrol

Menghindari kesalahan ini bisa menghemat banyak waktu dan biaya di kemudian hari.


Kesimpulan

Membuat kandang ayam kampung bentuk umbaran bukan sekadar membangun tempat, tapi menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ayam secara alami. Dari pengalaman saya, kombinasi antara kandang inti yang nyaman dan area umbaran yang luas adalah kunci utama keberhasilan.

Dengan perencanaan yang matang, pemilihan bahan yang tepat, dan perawatan rutin, kandang sederhana pun bisa menghasilkan ayam yang sehat, produktif, dan menguntungkan. Jadi, jangan ragu untuk mulai—karena beternak itu bukan soal besar di awal, tapi konsisten di perjalanan.


FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah kandang umbaran cocok untuk pemula?

Ya, sangat cocok karena sistem ini lebih alami dan mudah dijalankan. Pemula bisa belajar memahami perilaku ayam dengan lebih baik. Namun, tetap perlu kandang inti agar ayam terlindungi dari cuaca dan predator yang bisa mengganggu.

2. Berapa luas ideal untuk 10 ekor ayam?

Untuk 10 ekor ayam, minimal area umbaran sekitar 20–30 meter persegi. Sedangkan kandang inti cukup sekitar 2–3 meter persegi. Semakin luas area, semakin baik untuk pertumbuhan dan kesehatan ayam.

3. Apakah ayam umbaran tetap perlu pakan tambahan?

Tetap perlu karena pakan alami saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Berikan pakan tambahan seperti dedak, jagung, atau sisa dapur agar pertumbuhan ayam tetap optimal dan tidak kekurangan gizi.

4. Bagaimana cara menjaga kandang tetap bersih?

Bersihkan kandang secara rutin, minimal seminggu sekali. Buang kotoran, ganti alas jika perlu, dan pastikan tidak ada genangan air. Kebersihan kandang sangat berpengaruh pada kesehatan ayam dan hasil ternak.


Kalau kamu lagi mulai beternak, percaya deh—kandang yang dibuat dengan niat dan perhitungan itu seperti pondasi rumah. Kokoh di awal, tenang di belakang. Mau sederhana atau besar, yang penting tepat guna.

Jumat, 13 Januari 2023

PEMBANGUNAN KANDANG CLOSED HOUSE AYAM PEDAGING

PEMBANGUNAN KANDANG CLOSED HOUSE AYAM PEDAGING


Peternakan ayam dengan kandang model closed house dapat menghasilkan kualitas ayam yang lebih baik dengan kwalitas daging bagus. Berikut kami sajikan biaya pembuatan kandang ayam closed house untuk 1000 hingga 10.000 ekor.
Kandang ayam closed house
Salah satu tipe kandang ayam broiler adalah kandang closed residence, biaya pembuatan kandang ayam closed house ini tergolong mahal. Namun apabila mengacu pada perolehan hasil peternakan kedepannya, maka pemilihan kandang closed residence sangat direkomendasikan.
Hal ini sebab dengan kandang closed house pertumbuhan serta perkembangan ayam broiler akan cukup terjamin. Sehingga akibat panen mampu maksimal , yang pada akhirnya menyampaikan laba yang aporisma pula.

Adapun penyebab mahalnya porto pembuatan sangkar ayam closed house sebab terdapat tambahan pengeluaran buat membeli sistem teknologi.

Biaya pembuatan kandang ayam closed house residence. 
Selain itu, keadaan tertutup juga menyebabkan pertukaran oksigen dapat terganggu tanpa alat bantuan seperti kipas atau blower. Oleh karena itulah biaya pembuatan kandang ayam closed residence menjadi lebih mahal daripada tipe terbuka (open residence).
Lalu apa saja sih alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat kandang ayam broiler closed residence?
Lalu apa saja sih alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat kandang ayam broiler closed house? 
Alat dan Bahan Pembuatan Kandang Ayam Broiler Closed House :

Kipas atau Fan

Kipas atau Fan merupakan alat yang sangat penting untuk sistem kandang closed house, karena digunakan untuk memanipulasi udara di dalam kandang. Adapun kipas yang biasa peternak gunakan yaitu Exhaust Fan dan Blowing Fan.
Harga satu buah Exhaust Fan maupun Blowing Fan berada di kisaran Rp3.794.000 – Rp5.950.000, dan untuk membuat satu kandang closed house membutuhkan beberapa buah Exhaust Fan dan Blowing Fan. Sehingga biaya pembuatan kandang ayam broiler closed house menjadi lebih mahal salah satunya karena alat ini.Biaya pembuatan kandang ayam closed residence. 

Selain itu, keadaan tertutup juga menyebabkan pertukaran oksigen dapat terganggu tanpa alat bantuan seperti kipas atau blower. Oleh karena itulah biaya pembuatan kandang ayam closed residence menjadi lebih mahal daripada tipe terbuka (open residence).

Lalu apa saja sih alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat kandang ayam broiler closed residence?
Alat dan bahan pembuatan kandang ayam broiler closed house
Lalu apa saja sih alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat kandang ayam broiler closed house?

Cooling Pad

Cooling pad berguna buat menyaring udara yg masuk agar terjamin higienis.
Pada sisi lain, cooling pad jua berfungsi buat memanipulasi suhu udara yang masuk ke dalam kandang.
Apabila suhu di luar terlalu panas, maka cooling pad bisa menurunkannya agar permanen sinkron menggunakan yg dibutuhkan.
Adapun harga Cooling Pad per buah kisaran Rp 492.527 – Rp 592.427, karena ukurannya yang kecil maka untuk satu kandang closed house akan memerlukan beberapa Cooling Pad.

Heater

Apabila Cooling Pad berfungsi untuk menurunkan suhu udara yang berasal dari luar, maka alat ini adalah kebalikannya, yaitu Heater yang berfungsi untuk menaikan suhu apabila temperatur udara dari luar terlalu dingin.
Harga dan jenis heater yang digunakan dalam pembuatan kandang ayam broiler closed house cukup beragam mulai dari Rp1,000.000 hingga Rp12.000.000.

Controller

Inilah yang menjadi alat paling vital pada sistem kandang closed house, karena Controller mengendalikan semua sistem yang terdapat pada kandang.
Controller bekerja sebagai pengatur hidup atau matinya blowing fan,  exhaust fan,  cooling pad, heater dan sistem dalam kandang yang memerlukan daya listrik.
Dengan begitu, sistem dalam kandang dapat dikendalikan sesuai dengan kebutuhan.
Oleh karena itu, controller menjadi alat otomasi yang paling vital untuk kandang closed residence. Harga Controller kandang ayam broiler closed house yaitu kisaran Rp7.950.000-an.

Genset

Penggunaan genset sangatlah diperlukan dan harus tersedia sebagai sumber daya cadangan, mengingat sistem kandang closed house ini dapat dibilang tidak jalan tanpa listrik. Oleh karena itu, keberadaan genset menjadi poin penting dan krusial.

Harga genset sendiri bermacam-macam, dan berbagai merk, adapun referensi umum yang bisa jadi patokan yaitu genset 150 kVA Rp150.000.000 dan genset 80 kVA Rp80.000.000.

Baja Ringan

Baja ringan digunakan sebagai bahan konstruksi bagian atas kandang ayam. Pemilihan baja ringan bertujuan agar rangka bagian atas kandang tidak mudah dimakan rayap, sehingga dapat bertahan cukup lama. Sifat tahan lama tentunya harus menjadi pertimbangan mengingat biaya pembuatan kandang ayam closed house ini memerlukan biaya yang besar. Adapun harga baja ringan yaitu kisaran Rp35.000 – Rp120.000 per batang, dengan panjang 6 meter dan ketebalan 0.75 mm.

Beton
Beton merupakan pondasi untuk berdirinya kandang ayam broiler sistem closed house. Sifat beton yang kuat sangat berguna untuk menopang konstruksi kandang agar tetap kokoh. Harga beton berada di kisaran Rp700.000 – Rp1.675.000 per m³.
Kayu atau Bambu
Penggunaan kayu dalam  pembuatan kandang ayam broiler berfungsi sebagai tiang penyanggah. Sedangkan bilahan bambu dapat kita gunakan untuk bagian samping/dinding. Apabila rangka bagian atap kandang tidak menggunakan baja ringan, maka bilah bambu dapat menjadi alternatif supaya lebih menghemat biaya.
Harga kayu dan bambu tentunya berbeda-beda untuk setiap daerah. Bambu ampel dengan panjang 7 meter kisaran Rp15.000 – Rp20.000. Sedangkan harga kayu tergantung jenisnya.

Genteng

Genteng berfungsi sebagai atap kandang ayam broiler closed house. Pada dasarnya bagian atap ini dapat menggunakan logam ringan, asbes maupun genteng. Namun agar suhu dalam kandang lebih stabil, maka genteng tanah lebih cocok daripada logam ringan dan asbes.
Ini karena apabila menggunakan logam ringan dan asbes, pada saat siang hari yang terik keadaan di dalam kandang akan terasa sangat panas. Berbeda halnya apabila menggunakan genteng tanah liat. Harga genteng tanah liat pun berbeda-beda yaitu kisaran Rp1.000 – Rp5.000 per buah.

Tirai

Tirai berfungsi untuk menutupi kandang ayam broiler closed house di bagian samping atau dinding. Tirai yang bisa digunakan yaitu terpal yang ukurannya lebar, sehingga kandang benar-benar dalam keadaan tertutup. Penggunaan tirai akan sangat berguna saat terjadi gangguan pada sistem kelistrikan, karena saat listrik mati maka secara otomatis semua sistem kandang ayam closed house tidak akan berfungsi.
Keadaan ini cukup berbahaya untuk keberlangsungan hidup ayam, tidak akan ada pertukaran udara. Dengan penggunaan tirai, maka apabila listrik mati tirai kandang dapat dibuka sebagian agar sirkulasi udara tetap lancar. Adapun harga terpal per meter kisaran Rp5.000 – Rp22.750, berbeda-beda untuk setiap jenis bahannya.

Nah itulah beberapa alat dan bahan yang sekiranya paling umum untuk membuat kandang ayam broiler closed house. Pada dasarnya masih terdapat bahan-bahan lainnya seperti paku, sekrup, dll. Namun tidak akan saya jelaskan secara rinci karena bagian lainnya bersifat pelengkap yang tetap penting, tapi umum diketahui. 

Semoga Bermanfaat....

Artikel Terkait    :

  1. Peternak Ayam Broiler Pemula Wajib Tahu
  2. Panduan Lengkap Cara Beternak Ayam Potong
  3. Pengaruh Cuaca Terhadap Kesehatan Ternak
  4. Pembangunan Kaandang Broiler


TOTAL BIAYA YANG DI PERLUKAN DALAM PEMBANGUNAN KANDANG

TOTAL BIAYA YANG DI PERLUKAN DALAM PEMBANGUNAN KANDANG AYAM PEDAGING ATAU BROILER



Fenomena kandang closed house saat ini memang lagi booming atau sedang berada di puncak. Banyak di antara peternak berlomba-lomba untuk membuat kandang closed house.
Tapi yang paling banyak adalah Peternak di Jawa Tengah, Kabarnya sudah 75 % Peternak di sana menggunakan kandang closed house. Patut kita apresiasi seperti ini yang mindsetnya sudah terbuka.
Di satu sisi memang biaya investasi kandang lebih mahal di bandingkan dengan kandang Open house. Kemudian untuk pengelolaan nya apa benar kandang closed house lebih ringan di banding open house? Tidak benar, justru dengan closed house pengelolaan menjadi lebih berat.
Tapi itu akan sebanding dengan hasil yang di dapatkan, di tandai dengan naiknya Indeks Performa atau IP ayam broiler yang tinggi. Dengan kandang open house biasanya peternak mendapatkan IP maksimal di bawah <300 tapi menggunakan kandang closed house bisa mencapai IP >300 bahkan bisa sampai >400.
Dengan tingginya IP otomatis keuntungan juga semakin tinggi di bandingkan kandang open house. Lalu berapa taksiran biaya pembuatan kandang ayam closed house secara keseluruhan? Untuk menjawab pertanyaan ini tentu menyesuaikan dengan kapasitas yang akan ditampung oleh kandang. Adapun ukuran idealnya yaitu 8 ekor/m².
Estimasi Biaya Pembuatan Kandang Ayam Broiler Closed House per Ekor

Kapasitas 1000 ekor

Ukuran kandang untuk kapasitas 1000 ekor yaitu 25 m x 5 m. Dengan acuan bahwa biaya pembuatan kandang untuk kapasitas 40.000 ekor adalah Rp1.912.000.000, maka dapat kita ketahui estimasi biaya untuk 1000 ekor. Berarti estimasi biaya pembuatan kandang ayam broiler closed house 1000 ekor kurang lebih sekitar Rp 47.800.000.

Kapasitas 2000 ekor

Ukuran kandang untuk kapasitas 2000 ekor yaitu 50 m x 5 m. Dengan acuan bahwa biaya pembuatan kandang untuk kapasitas 40.000 ekor adalah Rp1.912.000.000, maka dapat kita ketahui estimasi biaya untuk 2000 ekor. Berarti estimasi biaya pembuatan kandang ayam broiler closed house 2000 ekor kurang lebih sekitar Rp 95.600.000.

Kapasitas 3000 ekor

Ukuran kandang untuk kapasitas 3000 ekor yaitu 75 m x 5 m. Dengan acuan bahwa biaya pembuatan kandang untuk kapasitas 40.000 ekor adalah Rp1.912.000.000, maka dapat kita ketahui estimasi biaya untuk 3000 ekor. Berarti estimasi biaya pembuatan kandang ayam broiler closed house 3000 ekor kurang lebih sekitar Rp 143.400.000.

Kapasitas 4000 ekor

Ukuran kandang untuk kapasitas 4000 ekor yaitu 100 m x 5 m. Dengan acuan bahwa biaya pembuatan kandang untuk kapasitas 40.000 ekor adalah Rp1.912.000.000, maka dapat kita ketahui estimasi biaya untuk 4000 ekor. Berarti estimasi biaya pembuatan kandang ayam broiler closed house 4000 ekor kurang lebih sekitar Rp 192.200.000.

Kapasitas 5000 ekor

Ukuran kandang untuk kapasitas 5000 ekor yaitu 125 m x 5 m. Dengan acuan bahwa biaya pembuatan kandang untuk kapasitas 40.000 ekor adalah Rp1.912.000.000, maka dapat kita ketahui estimasi biaya untuk 5000 ekor. Berarti estimasi biaya pembuatan kandang ayam broiler closed house 5000 ekor kurang lebih sekitar Rp 239.000.000.

Kapasitas 10.000 Ekor

Ukuran kandang untuk kapasitas 10.000 ekor yaitu 250 m x 5 m. Dengan acuan bahwa biaya pembuatan kandang untuk kapasitas 40.000 ekor adalah Rp1.912.000.000, maka dapat kita ketahui estimasi biaya untuk 10.000 ekor. Berarti estimasi biaya pembuatan kandang ayam broiler closed house 10.000 ekor kurang lebih sekitar Rp 478.000.000.

Nah itulah sedikit informasi mengenai biaya pembuatan kandang ayam broiler tipe closed house. Salah satu contoh perusahaan yang menggunakan model kandang ini, yakni Chickin Indonesia. Selain sebagai supplier daging ayam, Chickin Indonesia juga bergerak dalam bidang IoT untuk kandang ayam yang terintegrasi dengan teknologi.

Tipe kandang yang Chickin kembangkan yaitu kandang closed house dikenal dengan Smart Farm. Kandang ini berteknologikan artificial intelligence dalam mengatur keadaan kandang sehingga dapat menghemat biaya pengeluaran listrik.

Dengan begitu, keuntungan beternak ayam broiler menjadi lebih maksimal sehingga para peternak dapat meminimalisir kerugian.

Semoga Bermanfaat.......

Artikel Terkait    :

  1. Peternak Ayam Broiler Pemula Wajib Tahu
  2. Panduan Lengkap Cara Beternak Ayam Potong
  3. Pengaruh Cuaca Terhadap Kesehatan Ternak